Selain ukuran pemusatan terdapat
pula ukuran letak. Salah satu dari ukuran letak adalah median yang menunjukkan
nilai skor tengah dalam susunan skor yang diurutkan mulai dari yang terkecil ke
yang terbesar. Dengan demikian median terletak di tengah-tengah data yang telah
diurutkan dan dapat dianggap bahwa median membagi data yang telah diurutkan itu
menjadi dua sub kelompok yang sama banyak. Selain median yang telah kita
pelajari sebelum ini ada ukuran letak lainnya yakni Kuartil, Desil, dan Persentil
yang akan kita pelajari berikut.
Pengertian Kuartil, Desil,
dan Persentil.
• Kuartil
Kuartil adalah
bilangan yang 'dapat dianggap' membagi data yang telah diurutkan menurut
besarnya, dari yang terkecil ke yang terbesar, menjadi empat sub kelompok yang
sama banyak. Ada 3 macam
kuartil yakni:
-
Kuartil
pertama (Q1)
-
Kuartil
kedua (Q2) yang juga merupakan median, dan
-
Kuartil
ketiga (Q3)
Nilai kuartil tidak harus terdapat pada
data.
• Desil
Desil
ialah bilangan yang 'dapat dianggap' membagi data yang telah diurutkan menurut
besarnya, dari yang terkecil ke yang terbesar, menjadi sepuluh sub kelompok
yang sama banyak. Dengan demikian terdapat 9 macam desil yakni mulai dari desil
pertama (D1) sampai dengan desil kesembilan (D9).
• Persentil
Persentil
ialah bilangan yang 'dapat dianggap' membagi data yang telah diurutkan menurut
besarnya, dari yang terkecil ke yang terbesar, menjadi 100 sub kelompok yang
sama banyak. Dengan demikian terdapat 99 macam persentil yakni mulai dari
persentil pertama (P1) sampai dengan persentil ke sembilan puluh
sembilan (P99).
Mudah dipahami bahwa Median = Q2
= D5 = P50
Cara Menghitung Kuartil,
Desil, dan Persentil Data Tunggal (Tak Terkelompok)
Kuartil
Kuartil ke-i ialah bilangan yang 'dapat dianggap' sebagai data urutan ke-
, i = 1, 2, 3 dinotasikan dengan
sehingga kuartil ke-i yang dilambangkan dengan Qi
ditentukan oleh:
Qi =
, dengan i
= 1, 2, 3
Contoh 1:
a.
Berikut data berat badan (dalam
satuan kilogram) dari 11 orang siswa:
49, 44, 62, 54, 38, 40, 53, 46, 45, 36, 42. Tentukan Q1,
Q2, dan Q3.
b.
Dari
13 siswa yang diukur tinggi badannya (dalam satuan sentimeter), diperoleh data
sebagai berikut: 170, 162, 157, 158, 165, 173, 160, 159, 171, 168, 175, 175,
180. Tentukan Q1, Q2,
dan Q3.
c.
Selama 12 hari dilakukan
pengamatan terhadap jumlah pengunjung sebuah supermarket yang baru dibuka
sehingga diperoleh data: 96, 70, 82, 50, 84, 71, 28, 64, 72, 68, 72, 50.
Tentukan Q1, Q2, dan Q3.
Jawab:
1. Data diurutkan sehingga diperoleh:
36 38 40
42 44 45
46 49 53
54 62 (n = 11)
Selanjutnya, Q1, Q2, dan Q3
ditentukan sebagai berikut:
• Q1 =
=
= 40. Jadi, Q1 = 40
• Q2 =
=
= 45. Jadi, Q2 = 45
• Q3 =
=
= 53. Jadi, Q3
= 53
36 38 40
42 44 45
46 49 53
54 62
↓ ↓ ↓
Q1 Q2 Q3
2.
Data diurutkan sehingga
diperoleh:
157 158 159
160 162 165
168 170 171
173 175 175
180 (n = 13)
Selanjutnya, Q1, Q2, dan Q3
ditentukan sebagai berikut:
• Q1 = skor ke
= skor ke
= skor ke 3
Jadi, Q1
terletak di antara skor ke-3 dan skor ke 4, dan nilainya adalah:
Q1 =
(159 + 160) = 159,5
• Q2 = skor ke
=
= 7.
Jadi, Q2
adalah skor ke-7 = 168
• Q3 = skor ke
=
= 10
.
Jadi, Q3
terletak di antara skor ke-10 dan skor ke-11
Q3 =
(173 + 175) = 174
157
158 159 160
162 165 168
170 171 173
175 175 180
↓ ↓ ↓
Q1 = 159,5 Q2
= 168 Q3
= 174
Pada contoh ini, nilai Q1 dan Q3
tidak terdapat pada data tetapi dapat ditentukan dari rataan dua skor yang
mengapitnya..
3.
Data diurutkan sehingga
diperoleh:
28 50 50
64 68 70
71 72 72
82 84 96
(n = 12)
Selanjutnya, Q1, Q2, dan Q3
ditentukan sebagai berikut:
• Q1 = skor ke
= skor ke
= skor ke 3
.
Jadi, diperoleh:
Q1 = skor ke-3 +
(skor ke-4 – skor
ke-3)
= 50 +
(14) = 50 + 3,5 = 53,5
• Q2 = skor ke
= skor ke
= skor ke 6
.
Jadi, diperoleh:
Q2 = skor ke-6 +
(skor ke-7 – skor
ke-6)
= 70 +
(1) = 70 + 0,5 = 70,5
• Q3 = skor ke
= skor ke
= skor ke 9
.
Jadi, diperoleh:
Q3 = skor ke-9 +
(skor ke-10 – skor
ke-9)
= 72 +
(82 - 72) = 72 + 7,5 =
79,5
28 50 50
64 68 70
71 72 72
82 84 96
↓ ↓ ↓
Q1 = 53,5 Q2 =
70,5 Q3 = 79,5
Desil
Desil ke-i ialah bilangan yang 'dapat dianggap' sebagai data (skor) yang
urutan besarnya bernomor
, i = 1 ,2 ,3 , … , 9 sehingga desil ke-i yang
dilambangkan dengan Di ditentukan oleh:
Di = skor
ke
dengan i = 1,
2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
Sebagaimana kuartil, nilai desil juga tidak harus terdapat pada
data.
Contoh 2:
Tentukan nilai D6 dari data pengamatan terhadap jumlah
pengunjung sebuah toko buku yang baru dibuka sebagai berikut: 9, 9, 10, 13, 14,
17, 19, 19, 21, 22, 23, 25, 27, 29, 33, 35, 35, 39, 43, 47.
Jawab:
Data sudah diurutkan yakni:
9, 9, 10, 13, 14, 17, 19, 19, 21, 22, 23, 25, 27,
29, 33, 35, 35, 39, 43, 47. ( n= 20)
Selanjutnya D6 ditentukan sebagai berikut:
D6 = skor ke
= skor ke
= skor ke 12,6
D6 = skor ke 12 + 0,6 ( skor ke-13 – skor ke-12)
= 25 + 0,6 ( 27 – 25)
= 25 + 1,2
= 26,2
Persentil
Serupa dengan cara menghitung
kuartil dan desil di atas, persentil ke-i ialah bilangan yang 'dapat dianggap'
sebagai data (skor) yang urutan besarnya bernomor
, dengan i = 1, 2, 3, … , 99 sehingga persentil ke-i yang
dilambangkan dengan Pi ditentukan oleh:
Pi =
skor ke
dengan i = 1,
2, 3, … , 99
Sebagaimana kuartil dan desil, nilai persentil juga tidak harus
terdapat pada data.
Cara menghitung Kuartil,
Desil, dan Persentil Data dalam Daftar Distribusi Frekuensi Berkelompok
Untuk data yang disusun dalam daftar distribusi
frekuensi berkelompok, kuartil dihitung dengan rumus sebagai berikut.
Qi
= Bb + p
, dengan
i = 1, 2, 3
, dengan
i = 1, 2, 3
dengan
Qi : kuartil
ke-i
Bb : Batas bawah kelas Qi yaitu
kelas interval yang memuat Qi
p : panjang kelas Qi
F : Jumlah semua frekuensi kelas sebelum kelas Qi
f : frekuensi kelas Qi
Contoh 3:
Tentukan kuartil pertama, kedua, dan ketiga
dari data Nilai Ujian Matematika siswa SMP X berikut.
|
Nilai
|
f
|
|
31
– 40
41
– 50
51
– 60
61
– 70
71
– 80
81
– 90
91
– 100
|
2
3
5
13
25
20
12
|
|
Jumlah
|
80
|
Jawab:
Untuk memudahkan
perhitungan, pada tabel tersebut dapat ditambahkan kolom frekuensi kumulatif (fkum ) seperti
berikut ini.
|
Nilai
|
f
|
fkum
|
|
31
– 40
41
– 50
51
– 60
61
– 70
71
– 80
81
– 90
91
– 100
|
2
3
5
13
25
20
12
|
2
5
10
23
48
68
80
|
|
Jumlah
|
80
|
-
|
• Q1 terletak pada skor ke
= skor ke
= skor ke 20.
sehingga Q1 terletak
pada kelas keempat yaitu kelas [61 – 70]
diperoleh:
batas bawah = Bb = 61 – 0,5 =
60,5
panjang kelas = p = 10
F = 10 (fkum sebelum kelas Q1)
f = 13 (frekuensi kelas Q1)
Jadi,
Q1 = Bb + p
= 60,5
+ 10
= 60,5 + 10
= 60,5 + 7,69 = 68,19
= 60,5
+ 10
• Q2 terletak pada skor ke
= skor ke
= skor ke 40
sehingga Q2 terletak pada kelas
kelima yaitu kelas [71 – 80]
diperoleh:
Batas bawah = Bb = 71 – 0,5 =
70,5
panjang kelas = p = 10
F = 23 (fkum sebelum kelas Q2)
f = 25
(frekuensi kelas Q2)
Jadi,
Q2
= Bb + p
= 70,5
+ 10
= 70,5
+ 10
= 70,5 + 6,8 = 77,3
= 70,5
+ 10
• Q3 terletak pada data ke
= skor ke
= skor ke 60.
sehingga Q3
terletak pada kelas keenam yaitu kelas [81 – 90]
diperoleh:
Batas bawah = Bb = 81 – 0,5 =
80,5
panjang kelas = p = 10
F = 48 (fkum sebelum kelas Q3)
f = 20 (frekuensi kelas Q3)
Jadi,
Q3
= Bb + p
= 80,5
+ 10
= 80,5 + 10
= 80,5 + 6 = 86,5
= 80,5
+ 10
Secara serupa dengan cara
menghitung kuartil dari data dalam tabel distribusi frekuensi terkelompok di
atas, untuk desil dari data dalam daftar distribusi frekuensi berkelompok
ditentukan oleh:
Di = Bb + p
, dengan
i = 1, 2, 3, … , 9
, dengan
i = 1, 2, 3, … , 9
dengan
Di : Desil
ke-i
Bb : Batas
bawah kelas Di yaitu kelas interval yang memuat Di
p :
panjang kelas Di
F :
Jumlah semua frekuensi kelas sebelum kelas Di
f :
frekuensi kelas Di
Sedangkan untuk persentil dari
data dalam daftar distribusi frekuensi berkelompok ditentukan oleh:
Pi
= Bb + p
, dengan i = 1, 2, 3, … , 99
, dengan i = 1, 2, 3, … , 99
dengan
Pi :
Persentil ke-i
Bb : Batas
bawah kelas Pi yaitu kelas interval yang memuat Pi
p :
panjang kelas Pi
F :
Jumlah semua frekuensi kelas sebelum kelas Pi
f :
frekuensi kelas Pi
Latihan:
1. Tentukan Q1 dan D4
dari data berikut:
- 83, 53, 54, 78, 78, 57, 59, 65, 62, 69, 75, 72, 69, 71
|
Nilai
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
|
Frekuensi
|
3
|
5
|
12
|
17
|
14
|
6
|
3
|
2.
Berikut
adalah skor tes ujian masuk SMP X:
Tabel Skor Tes Ujian Masuk SMP X
|
Nilai
|
f
|
|
11,1
– 20,0
20,1
– 30,0
30,1
– 40,0
40,1
– 50,0
50,1
– 60,0
60,1
– 70,0
70,1
– 80,0
80,1
– 90,0
90,1
– 100,0
|
2
5
8
17
25
20
15
12
8
|
|
Jumlah
|
112
|
a. Hitunglah Q3, D7, dan P53 dari data tersebut.
b. Bilamana akan diterima 65% dari pendaftar, berapa nilai minimal yang
akan diterima?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar