Translate

Senin, 19 Mei 2014

UKURAN LETAK






Selain ukuran pemusatan terdapat pula ukuran letak. Salah satu dari ukuran letak adalah median yang menunjukkan nilai skor tengah dalam susunan skor yang diurutkan mulai dari yang terkecil ke yang terbesar. Dengan demikian median terletak di tengah-tengah data yang telah diurutkan dan dapat dianggap bahwa median membagi data yang telah diurutkan itu menjadi dua sub kelompok yang sama banyak. Selain median yang telah kita pelajari sebelum ini ada ukuran letak lainnya yakni Kuartil, Desil, dan Persentil yang akan kita pelajari berikut.

Pengertian Kuartil, Desil, dan Persentil.
• Kuartil
Kuartil adalah bilangan yang 'dapat dianggap' membagi data yang telah diurutkan menurut besarnya, dari yang terkecil ke yang terbesar, menjadi empat sub kelompok yang sama banyak. Ada 3 macam kuartil yakni:
-          Kuartil pertama (Q1)
-          Kuartil kedua (Q2) yang juga merupakan median, dan
-          Kuartil ketiga (Q3)
Nilai kuartil tidak harus terdapat pada data.
• Desil
Desil ialah bilangan yang 'dapat dianggap' membagi data yang telah diurutkan menurut besarnya, dari yang terkecil ke yang terbesar, menjadi sepuluh sub kelompok yang sama banyak. Dengan demikian terdapat 9 macam desil yakni mulai dari desil pertama (D1) sampai dengan desil kesembilan (D9).
• Persentil
Persentil ialah bilangan yang 'dapat dianggap' membagi data yang telah diurutkan menurut besarnya, dari yang terkecil ke yang terbesar, menjadi 100 sub kelompok yang sama banyak. Dengan demikian terdapat 99 macam persentil yakni mulai dari persentil pertama (P1) sampai dengan persentil ke sembilan puluh sembilan (P99).
Mudah dipahami bahwa Median = Q2 = D5 = P50

Cara Menghitung Kuartil, Desil, dan Persentil Data Tunggal (Tak Terkelompok)
Kuartil
Kuartil ke-i ialah bilangan yang 'dapat dianggap' sebagai data urutan ke- , i = 1, 2, 3 dinotasikan dengan sehingga kuartil ke-i yang dilambangkan dengan Qi ditentukan oleh:
Qi = , dengan i = 1, 2, 3
Contoh 1:
a.       Berikut data berat badan (dalam satuan kilogram) dari 11 orang siswa:
49, 44, 62, 54, 38,  40, 53, 46, 45, 36, 42. Tentukan Q1, Q2, dan Q3.
b.      Dari 13 siswa yang diukur tinggi badannya (dalam satuan sentimeter), diperoleh data sebagai berikut: 170, 162, 157, 158, 165, 173, 160, 159, 171, 168, 175, 175, 180. Tentukan Q1, Q2, dan Q3.
c.       Selama 12 hari dilakukan pengamatan terhadap jumlah pengunjung sebuah supermarket yang baru dibuka sehingga diperoleh data: 96, 70, 82, 50, 84, 71, 28, 64, 72, 68, 72, 50. Tentukan Q1, Q2, dan Q3.
Jawab:
1.   Data diurutkan sehingga diperoleh:  
36   38   40   42   44   45   46   49   53   54   62     (n = 11)
Selanjutnya, Q1, Q2, dan Q3 ditentukan sebagai berikut:

Q1 = =  = 40. Jadi, Q1 = 40
Q2 =  =  = 45. Jadi, Q2 = 45
Q3 = =  = 53. Jadi, Q3 = 53

36  38   40   42   44   45   46   49   53   54   62
                                                         
                   Q1                       Q2                 Q3           


2.      Data diurutkan sehingga diperoleh:
157   158   159   160   162   165   168   170   171   173   175   175   180    (n = 13)
Selanjutnya, Q1, Q2, dan Q3 ditentukan sebagai berikut:

Q1 = skor ke  = skor ke  = skor ke 3
  Jadi, Q1 terletak di antara skor ke-3 dan skor ke 4, dan nilainya adalah:
  Q1 =   (159 + 160) = 159,5

Q2 = skor ke  =  = 7.
  Jadi, Q2 adalah skor ke-7 = 168

Q3 = skor ke  =  = 10.
  Jadi, Q3 terletak di antara skor ke-10 dan skor ke-11
  Q3 =   (173 + 175) = 174

157   158   159   160   162   165   168   170   171   173   175   175   180
                                                                                   
                    Q1 = 159,5                    Q2 = 168                Q3 = 174   

Pada contoh ini, nilai Q1 dan Q3 tidak terdapat pada data tetapi dapat ditentukan dari rataan dua skor yang mengapitnya..

3.      Data diurutkan sehingga diperoleh:
28   50   50   64   68   70   71   72   72   82   84   96    (n  = 12)
Selanjutnya, Q1, Q2, dan Q3 ditentukan sebagai berikut:
Q1 = skor ke  = skor ke  = skor ke 3.
  Jadi, diperoleh: Q1 = skor ke-3 +  (skor ke-4    skor ke-3)
                                = 50 +  (14) = 50 + 3,5 = 53,5
Q2 = skor ke  = skor ke = skor ke 6.
   Jadi, diperoleh: Q2  = skor ke-6 +  (skor ke-7    skor ke-6)
                = 70 +  (1) = 70 + 0,5 = 70,5
Q3 = skor ke  = skor ke = skor ke 9.
   Jadi, diperoleh: Q3 = skor ke-9 +  (skor ke-10    skor ke-9)
                               =  72 +  (82 - 72) = 72 + 7,5 = 79,5

28   50   50   64   68   70   71   72   72   82   84   96
                                                           
                Q1 = 53,5          Q2 = 70,5      Q3 = 79,5

Desil
Desil ke-i ialah bilangan yang 'dapat dianggap' sebagai data (skor) yang urutan besarnya bernomor , i = 1 ,2 ,3 , … , 9 sehingga desil ke-i yang dilambangkan dengan Di ditentukan oleh:
            Di = skor ke  dengan i = 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
Sebagaimana kuartil, nilai desil juga tidak harus terdapat pada data.

Contoh 2:
Tentukan nilai D6 dari data pengamatan terhadap jumlah pengunjung sebuah toko buku yang baru dibuka sebagai berikut: 9, 9, 10, 13, 14, 17, 19, 19, 21, 22, 23, 25, 27, 29, 33, 35, 35, 39, 43, 47.
Jawab:
Data sudah diurutkan yakni:
9, 9, 10, 13, 14, 17, 19, 19, 21, 22, 23, 25, 27, 29, 33, 35, 35, 39, 43, 47.  ( n= 20)
Selanjutnya D6 ditentukan sebagai berikut:
    
D6 = skor ke  = skor ke  = skor ke 12,6
D6 = skor ke 12 + 0,6 ( skor ke-13 – skor ke-12)
           = 25 + 0,6 ( 27 – 25)
           = 25 + 1,2
           = 26,2
Persentil
Serupa dengan cara menghitung kuartil dan desil di atas, persentil ke-i ialah bilangan yang 'dapat dianggap' sebagai data (skor) yang urutan besarnya bernomor , dengan i = 1, 2, 3, … , 99 sehingga persentil ke-i yang dilambangkan dengan Pi ditentukan oleh:
            Pi = skor ke  dengan i = 1, 2, 3, … , 99
Sebagaimana kuartil dan desil, nilai persentil juga tidak harus terdapat pada data.

Cara menghitung Kuartil, Desil, dan Persentil Data dalam Daftar Distribusi Frekuensi Berkelompok
Untuk data yang disusun dalam daftar distribusi frekuensi berkelompok, kuartil dihitung dengan rumus sebagai berikut.
                              Qi = Bb + p, dengan i = 1, 2, 3
dengan
Qi :  kuartil ke-i
Bb :  Batas bawah kelas Qi yaitu kelas interval yang memuat Qi
p   :  panjang kelas Qi
F   :  Jumlah semua frekuensi kelas sebelum kelas Qi
f    :  frekuensi kelas Qi

Contoh 3:

Tentukan kuartil pertama, kedua, dan ketiga dari data Nilai Ujian Matematika siswa SMP X berikut.
Nilai
f
31 – 40
41 – 50
51 – 60
61 – 70
71 – 80
81 – 90
91 – 100
2
3
5
13
25
20
12
Jumlah
80
Jawab:
Untuk memudahkan perhitungan, pada tabel tersebut dapat ditambahkan kolom frekuensi  kumulatif (fkum ) seperti berikut ini.
Nilai
f
fkum
31 – 40
41 – 50
51 – 60
61 – 70
71 – 80
81 – 90
91 – 100
2
3
5
13
25
20
12
2
5
10
23
48
68
80
Jumlah
80
-
  Q1 terletak pada skor ke = skor ke= skor ke 20.
   sehingga Q1 terletak pada kelas keempat yaitu kelas [61 – 70]
   diperoleh:
batas bawah = Bb = 61 – 0,5 = 60,5
panjang kelas = p = 10
F = 10 (fkum sebelum kelas Q1)
f = 13 (frekuensi kelas Q1)
   Jadi,
   Q1 = Bb + p= 60,5 + 10 = 60,5 + 10= 60,5 + 7,69 = 68,19
 Q2 terletak pada skor ke  = skor ke = skor ke  40
   sehingga Q2 terletak pada kelas kelima yaitu kelas [71 – 80]
   diperoleh:
Batas bawah = Bb = 71 – 0,5 = 70,5
panjang kelas = p = 10
F = 23 (fkum sebelum kelas Q2)
f  = 25 (frekuensi kelas Q2)
   Jadi,
   Q2 = Bb + p= 70,5 + 10= 70,5 + 10= 70,5 + 6,8 = 77,3
 Q3 terletak pada data ke  = skor ke  = skor ke 60.
   sehingga Q3 terletak pada kelas keenam yaitu kelas [81 – 90]
   diperoleh:
Batas bawah = Bb = 81 – 0,5 = 80,5
panjang kelas = p = 10
F = 48 (fkum sebelum kelas Q3)
f = 20 (frekuensi kelas Q3)
   Jadi,
   Q3 = Bb + p= 80,5 + 10= 80,5 + 10= 80,5 + 6 = 86,5

Secara serupa dengan cara menghitung kuartil dari data dalam tabel distribusi frekuensi terkelompok di atas, untuk desil dari data dalam daftar distribusi frekuensi berkelompok ditentukan oleh:
      Di = Bb + p, dengan i = 1, 2, 3, … , 9
dengan
Di :  Desil ke-i
Bb :  Batas bawah kelas Di yaitu kelas interval yang memuat Di
p   :  panjang kelas Di
F   :  Jumlah semua frekuensi kelas sebelum kelas Di
f    :  frekuensi kelas Di

Sedangkan untuk persentil dari data dalam daftar distribusi frekuensi berkelompok ditentukan oleh:
      Pi = Bb + p, dengan i = 1, 2, 3, … , 99
dengan
Pi :  Persentil ke-i
Bb :  Batas bawah kelas Pi yaitu kelas interval yang memuat Pi
p   :  panjang kelas Pi
F   :  Jumlah semua frekuensi kelas sebelum kelas Pi
f    :  frekuensi kelas Pi

Latihan:
1.      Tentukan Q1 dan D4 dari data berikut:
  1. 83, 53, 54, 78, 78, 57, 59, 65, 62, 69, 75, 72, 69, 71
  2.  
Nilai
3
4
5
6
7
8
9
Frekuensi
3
5
12
17
14
6
3

2.      Berikut adalah skor tes ujian masuk SMP X:

Tabel Skor Tes Ujian Masuk SMP X
Nilai
f
11,1 – 20,0
20,1 – 30,0
30,1 – 40,0
40,1 – 50,0
50,1 – 60,0
60,1 – 70,0
70,1 – 80,0
80,1 – 90,0
90,1 – 100,0
2
5
8
17
25
20
15
12
8
Jumlah
112

a.   Hitunglah Q3, D7, dan P53 dari data tersebut.
b. Bilamana akan diterima 65% dari pendaftar, berapa nilai minimal yang akan diterima?




Tidak ada komentar:

Posting Komentar