Translate

Senin, 12 Mei 2014

KORUPSI



BAB I  LATAR BELAKANG
      
1.1 LATAR BELAKANG
Korupsi adalah tindakan kejahatan yang dilakukan oleh seseorang atau pun sekelompok orang. Kata korupsi tidak asing bagi kita di tana air ini karena Negara kita menjadi budaya kurupsi. Dalam hal ini pejabat  pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Pemerinta daerah seperti, Bupati dan  dan DPR.  pejabat pusat Presiden dan jajaranya.   Zaman sekarang pemerintah Daerah korupsi semakin tinggi seperti di Kabupaten pegunungan Bintang Papu. Uang pendidikan tidak jelas untuk biaya anak-anak daerah Kabupaten Pegunungan Bintang. Uang pendidikan menjadi milik Bupati dan jajarannya. Uangang tersebut di gunakan untuk  bisnis dan politik sehinga menjadi korban generasi bangsa  Indonesia dan secara khusus kabupaten  pegunungan Bintang provisi papua.
1.2 Rumusan masalah:
1.      Apa pengertian korupsi?
2.      Mengapa korupsi itu terjadi?
3.      Apa penyebab terjadinya korupsi dan akibatnya?
4.      Bagai mana mengatasi korupsi ?




BAB II PEMBAHASAN
2.11 Pengertian Korupsi
Korupsi menurut KBBI penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dsb) untuk keuntungan pribadi atau orang lain.
ecara etimologis, (coruptio, bahasa latin yakni dari kata kerja corrupere, atau korruptie, bahasa belanda) mengandung arti kebusukan,  keburukan,  kebejatan, ketidak jujuran penyuapan( riswah, bahasa Arab), penggelapan, kerasukan amaralitas, rusak  menggoyakan, memutar kalik, menyogok dan segalah penyimpangan dari kesucian.Arti luas korupsi adalah penyala gunaan jabatan resmi  untuk keuntungan pribadi. Bertolak dari permasalahan tersebut, makia semua bentuk pemerintah pemerintah dalam parakteknya memang  rentan korupsi. Beratnya korupsi juga berbeda-beda, dari yang paling ringan sampai paling  berat.Adapun yang termasuk korupsi ringan misalnya penggunaan pengaruh dan dukungan untuk member dan menerima pertolongan dan sebainya.
Titik ujung korupsi adalah kleptokrasi pemerintah oleh oleh para pencuri. Dengan demikian dari sudut pandangan hukum, perbuatan korupsi mencakup unsure-unsur
·         melanggar hukum
·         penyalahgunaan wewenang
·         merugikan Negara
·         dan memperkaya diri sendiri.


2.2.2  Mengapa korupsi itu terjadi?
Korupsi terjadi karena  keinginan nafsu duniawi.
Ingin menguasai hak orang lain. Adapun kondisi yang mendukung munculnya korupsi itu biasa macam-macam misalnya,  konsetrasi kekuasaan/ resim nondemokratik, kurang teransparansi di pengambilan keputusan pemerintah, kampaye-kampaye polituik yang mahal, proyek yang melibatkan rakyat dalam jumlah besar. Lemanya ketertiban dan profesi hokum, kurangnya kebebasan pendapat dan media masa, gaji pegawai yang kecil,
 Rakyat yang mudah di bohongi dan ketidakadaanya control yang cukup.
Korupsi semakin tinggi pejabat daerah dan pejabat Negara Contoh lain yang  paling menonjoladalah;  kengiiana safsu duniawi, ingin memiliki moror baru, Mobil mewa,  Ruma baru atau bertingkat, istri baru suami yang baru,  dan kenginan kunjungan tanpa tujuan ke luar negeri, dan sekbebas,  itulah sebanya terjadi korupsi dan menjadi budaya bangsa ini.

2.3.3         Apa penyebab terjadinya korupsi dan akibatnya?
        Penyebab terjadinya korupsi   Sangat merugikan antara lain; Diri sendiri, Keluarga, Masyarakat, dan Negara.
·         Diri Sendiri
   Akibat korupsi,Merugikan diri sendiri  ketika  Dia masuk  ke  penjarah dan juga mencoret nama baiknya, tidak ada lagi dalam masyaraka luas bagi untuk nama baik tersebut.

·         Keluarga
   Keluarga mereka malu dengan pergaulan social di masnyarakat karena kepala rumatangga/ ibu rumah telah korupsi dan informasi telah publikasikan ke masyarakat luasnya.

·         Masyarakat
   Masyarakat menjadi korban korban dari berbai  sisi  seperti pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
 Ketika pemimipin  kepalah adaerah korupsi dan tidak memperhatikan masayrakat  banyak kematin karena tidak  memadaiu ruma sakit yang cukup bagi masyaraka, dan juga pendidkan ketika korupsi pembangnguna SDM akan maiti sama seperti yang telah tejadi provisi papua. Banyak uang yang beredar di  provinsi papua namun  pejabat daerah tidak memilik    hati untuk membangun SDM sehingga dari tahun -ketahun  tidak ada pembangunan SDM .yang   ada  hanya  politik uang dan uang itu pun kembali ke Jakarta tidak ada di papua dan sebanya menjadi korban besar di masyrakat.

·         Negara.
   Pejabat Negara korupsi maka Negara akan miskin.   Kemiskinan yang akan terjadi adalaha kemacetanya adalah kemajuanSDM  akan ketinggalan dari negara lain, akhirnya Negara akan miskin.
2.      Bagai manakah mengatasi korupsi ?
1.4.1 Pemimpin Negara yang tegas peduli dan bersih.
Pemimipin yang tegas yang di maksud adalah, mengatasi segalah persoalan tidak komporomi dari hal-hal yang  bertentangan denga korupsi dan memacet kan pembangunnya.baik itu ekonomi, Politik, SDM dan bidang lainya.
Pemimpin yang peduli.  Yang dimaksud peduli adalah pemimpin yang bias memperhatikan semua  pihak tanpa memandanng sukuku, ras, agama, warna kulit dan sebagainya.
2.4.2  Sifat terbuka terhadap semua pihak untuk berpendapat.
Jika ada  anggaran pembangunan di desa ataupun kota  harus mita pemimipin daerah atau yang bersangkutan minta pendapat dari berbagi pihak seperti kepalah desa lura tokoh agama,  tokoh pemuda kepala suku dan pihak lain dan bicara secaterbua agar tidak korupsi karena semua pihak  sudah tahu dan itu semua akan kontrol maka tidak akan korupsi besar-besaran  anggaran tersebut.
3. 4.3  penega Hukum tegas
Penegag hukup harus tegas dan ambilkeputusan sesuai aturang vyang berlaku di neganya tidak ikut-ikutan atau menerima suapan dari pihak mana pun agar tidak korupsi.


BAB II KESIMPULAN

        Dapat disimpukan bahwa korupsi adalah mengandung arti kebusukan,  keburukan,  kejatan, ketidak jujuran penyuapan( riswah, bahasa Arab), penggelapan, kerasukan amaralitas, rusak  menggoyakan, memutar kalik, menyogok dan segalah penyimpangan dari kesucian. Arti luas korupsi adalah penyala gunaan jabatan resmi  untuk keuntungan pribadi.dan korupsi juga dapat merugikan keluarga masyarakatt bahkan negara. Oleh karena itu perlu butuh orang-oarang jujur  dan takut Akan Tuhan jikalau tidak maka bangsa akan mati lenyap.


Sumber:
http://kbbi.web.id/korupsi























Tidak ada komentar:

Posting Komentar