GRAFIK STATISTIKA
Grafik adalah alat penyajian data
statistik baik dalam bentuk garis, lambang, maupun gambar tertentu.
Jenis-Jenis Grafik :
- Grafik Garis
Grafik garis adalah suatu
gambar yang digambarkan berdasarkan satu waktu, biasanya waktu yang digunakan
dalam bulan atau tahun. Kegunaan diagram garis adalah untuk dapat melihat
gambaran tentang perubahan suatu peristiwa dalam suatu periode (jangka waktu)
tertentu dibuat diagram garis. Contoh grafik garis dapat dilihat pada gambar di
bawah ini.
- Grafik Batang
Grafik atau diagram batang adalah
diagram berdasarkan data berbentuk kategori. Diagram ini banyak digunakan untuk
membandingkan data maupun menunjukan hubungan suatu data dengan data
keseluruhan. Diagram ini penyajian datanya dalam betuk batang, sebuah batang
melukiskan jumlah tertentu dari data. Gambar grafik batang dapat dilihat
pada gambar di bawah ini.
- Grafik Lingkaran
Diagram lingkaran adalah penyajian
data statistik dengan menggunakan gambar yang berbentuk lingkaran.
Bagian-bagian dari daerah lingkaran menunjukkan bagian-bagian atau persen dari
keseluruhan. Untuk membuat diagram lingkaran, terlebih dahulu ditentukan
besarnya persentase tiap objek terhadap keseluruhan data dan besarnya sudut
pusat sektor lingkaran. Berikut adalah contoh dari grafik lingkaran.
- Histogram dan Poligon
Histogram
Kata histogram berasal dari bahasa
Yunani: histos, dan gramma. Pertama kali digunakan oleh
Karl Pearson pada tahun 1895 untuk memetakan distribusi frekuensi dengan luasan
area grafis batangan menunjukkan proporsi banyak frekuensi yang terjadi pada
tiap kategori
Poligon
Poligon atau Poligon frekuensi
adalah suatu garis putus putus yang menghubungkan titik tengah ujung
batang histogram. Biasanya ditambah dua segmen garis lain
yang menghubungkan titik tengah ujung batang pertama dan terakhir dengan
titik tengah kelas yang paling ujung dimana frekuensinya bernilai nol.
Di bawah ini merupakan gambar dari
Histogram dan Poligon Frekuensi.
- Ogive
Daftar frekuensi kumulatif kurang
dari dan lebih dari dapat disajikan dalam bidang Cartesius. Tepi atas (67,5;
70,5; …; 82,5) atau tepi bawah (64,5; 67,5; …; 79,5) diletakkan pada sumbu X
sedangkan frekuensi kumulatif kurang dari atau frekuensi kumulatif lebih dari
diletakkan pada sumbu Y. Apabila titik-titik yang diperlukan dihubungkan, maka
terbentuk kurva yang disebut ogive. Ada dua macam ogive, yaitu ogive naik dan
ogive turun. Ogive naik apabila grafik disusun berdasarkan distribusi frekuensi
kumulatif kurang dari. Sedangkan ogive turun apabila berdasarkan distribusi
frekuensi kumulatif lebih dari. Ogive naik dan ogive turun data di atas adalah
sebagai berikut :
PENYAJIAN DATA
Hal yang terpenting setelah pengumpulan data, pengolahan dan analisis data kemudian melakukan generalisassi adalah penyajian data. Sebelum data sampai kepada sipemegang kebijakan apakah itu pemerintah dalam hal ini instansi kesehatan atau Pembimbing dan Penguji Skripsi pada tugas akhir study tentunya kita harus mempersiapkan metode persentase yang baik termasuk dalam menyajikan data yang kita peroleh dari sebuah penelitian / observasi / sensus atau sampling. Karena kita diperhadapkan pada sebuah pilihan jawaban yang enteng buat mereka tetapi berat buat kita si peneliti yaitu jawaban “Ya atau Tidak” dan “Lulus atau Tidak”.
Dalam penyajian data seperti halnya sebuah tindakan analisis data yang lebih lanjut juga memiliki aturan / etika / syarat, nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai hal tersebut.
Pada dasarnya penyajian data terdiri dari dua cara, pertama dengan menggunakan Table dan kedua menggunakan Grafik, pada kesempatan kali ini secara spesifik kita membahas tentang penyajian data dengan Grafik.
Tentunya kita sudah mengenal berbagai macam bentuk garik diantaranya:
1. Diagram Batang (Bar)
Diagram batang sangat tepat disajikan jika data yang variabelnya berbentuk kategori / karakter / atribut
Banyaknya murid di daerah X
menurut Tingkatan sekolah dan Jenis Kelaminnya Tahun 2010
Hal yang terpenting setelah pengumpulan data, pengolahan dan analisis data kemudian melakukan generalisassi adalah penyajian data. Sebelum data sampai kepada sipemegang kebijakan apakah itu pemerintah dalam hal ini instansi kesehatan atau Pembimbing dan Penguji Skripsi pada tugas akhir study tentunya kita harus mempersiapkan metode persentase yang baik termasuk dalam menyajikan data yang kita peroleh dari sebuah penelitian / observasi / sensus atau sampling. Karena kita diperhadapkan pada sebuah pilihan jawaban yang enteng buat mereka tetapi berat buat kita si peneliti yaitu jawaban “Ya atau Tidak” dan “Lulus atau Tidak”.
Dalam penyajian data seperti halnya sebuah tindakan analisis data yang lebih lanjut juga memiliki aturan / etika / syarat, nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai hal tersebut.
Pada dasarnya penyajian data terdiri dari dua cara, pertama dengan menggunakan Table dan kedua menggunakan Grafik, pada kesempatan kali ini secara spesifik kita membahas tentang penyajian data dengan Grafik.
Tentunya kita sudah mengenal berbagai macam bentuk garik diantaranya:
1. Diagram Batang (Bar)
Diagram batang sangat tepat disajikan jika data yang variabelnya berbentuk kategori / karakter / atribut
Banyaknya murid di daerah X
menurut Tingkatan sekolah dan Jenis Kelaminnya Tahun 2010
Gambar 01
2. Diagram Garis (Line)
Diagram garis menggambarken kejadian terus menerus atau secara epidemiologi kecenderungan dengan data Kontinu
Kejadian Diare di daerah Y dari tahun 2001 sampai tahun 2005
Diagram garis menggambarken kejadian terus menerus atau secara epidemiologi kecenderungan dengan data Kontinu
Kejadian Diare di daerah Y dari tahun 2001 sampai tahun 2005
Gambar 02
3. Diagram Lingkaran (Pie)
Diagram lingkaran biasanya digunakan untuk menggambarkan proporsi, atau biasa juga disebut persenan karena datanya akan ditampilkan berdasarkan persennya.
Proporsi Jenjang pendidikan di Desa X Tahun 2004
Diagram lingkaran biasanya digunakan untuk menggambarkan proporsi, atau biasa juga disebut persenan karena datanya akan ditampilkan berdasarkan persennya.
Proporsi Jenjang pendidikan di Desa X Tahun 2004
Gambar 03
4. Diagram lambang (Simbol)
Diagram simbol digunakan untuk memberikan visualisasi data bagi orang awam selain agar tampilannya tampak berbicara.
5. Diagram Peta (Map)
Diagram peta atau map menggunakan perisnsip Geografis untuk memberikan gambaran atau visualisasi didaerah tertentu tentang suatu permasalahan.
Mappping Sulawesi Tenggara Dengan Kejadian DBD Tahun 2009
Gambar 05
6. Diagram Pencar
Diagram pencar digunakan untuk memberikan gambaran korelasi dari dua variabel Independent dan Dependent.
7. Histogram
Memberikan gambaran destribusi Frekuesni yang juga merupakan bentuk dari diagram batang tetapi datanya data kontinu.
Diagram pencar digunakan untuk memberikan gambaran korelasi dari dua variabel Independent dan Dependent.
7. Histogram
Memberikan gambaran destribusi Frekuesni yang juga merupakan bentuk dari diagram batang tetapi datanya data kontinu.
Diposkan oleh Pengolahan dan
Analisis Data Kesehatan di 00.09 




Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Sampel_(statistika)
http://hefetamalaimutz.files.wordpress.com/2011/01/gambar-13.png









Tidak ada komentar:
Posting Komentar