Translate

Selasa, 10 Maret 2015

Laporan Tentang Jenis – jenis Buku Referensi





Laporan Tentang Jenis – jenis Buku Referensi


  • Layanan referensi ialah salah satu kegiatan pokok ang dilakukan di perpustakaan yang khusus melayankan/menyajikan koleksi referensi kepada para pemakai/pengunjung perpustakaan. Layanan referensi merupakan salah satu jasa perpustakaan yang disediakan bagi pengguna untuk menemukan informasi yang dibutuhkannya. Suatu kegiatan pelayanan untuk membantu para pemakai pengunjung perpustakaan menemukan informasi dengan cara : Menerima pertanyaan-pertanyaan dari para pemakai/pengunjung perpustakaan dan kemudian menjawab dengan menggunakan koleksi referensi;Memberi bimbingan untuk menemukan koleksi referensi dan mencari informasi yang dibutuhkan; Memberi bimbingan kepada para pemakai tentang penggunaan bahan pustaka koleksi referensi. Menurut William A. Katz mengatakan bahwa fokus dari layanan referensi adalah pada pemberian jawaban atas pertanyaan referensi atau pencarian informasi.


1.      Jenis – jenis buku referensi.           
A.    Katalog
Katalog ialah daftar informasi pustaka atau dokumen yang ada di perpustakaan atau toko buku maupun penerbit tertentu. Daftar tersebut bias berbentuk kartu, lembaran, buku atau bentuk lain yang memuat informasi mengenai pustaka atau kepustakaan yang terdapat di perpustakaan atau unit informasi.
            Contoh katalog nasional :
Santoso, Wartini . KATALOG MAJALAH TERBITAN INDONESIA TAHUN 1942 – 1980 KOLEKSI PERPUSTAKAAN NASIONAL. Jakarta : Perpustakaan Nasional, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1982.
B.     Kamus.
Kamus berisi daftar kata dasar dari suatu bahasa yang disusun menurut abjad. Kamus yang baik disertai dengan keterangan mengenai bentuk, tanda lafal, fungsi, asal - usul, sejarah, arti, sinonim, antonim, sintaksis dan ungkapan tiap kata.
            Contoh kamus umum :
Poerwadarminta, W.J.S. KAMUS UMUM BAHASA INDONESIA. Diolah kembali oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta : P.N. Balai Pustaka.
Wojowasito, S. KAMUS INGGRIS – INDONESIA UNTUK UMUM. Bandung : Penerbit CV Pengarang.
C.     Ensiklopedi
Ensiklopedi ialah bahan rujukan yang menyajikan informasi secara mendasar namun lengkap mengenai berbagai masalah dalam berbagai bidang atau cabang ilmu pengetahuan. Ensiklopedi lazimnya disusun menurut abjad. Pada umumnya ensiklopedi yang cakupan subyeknya luas terdiri dari beberapa jilid disertai dengan indeks atau pengurus dijilid secara terpisah untuk menunjukkan letak informasi yang dibutuhkan di dalam ensiklopedi itu.
            Contoh ensiklopedi umum :
            ENSIKLOPEDI INDONESIA. Jakarta : Ichtiar Baru – Van Hoeve, 1986.
            ENSIKLOPEDI NASIONAL INDONESIA . Jakarta : Cipta Adi Pustaka, 1989.
D.    Buku Pedoman ( Manual ) dan Buku Pegangan ( Handbook ).
Buku pedoman ( manual ) dan buku pegangan ( handbook ) termasuk bahan rujukan yang banyak dicari oleh pengguna perpustakaan. Nama kedua jenis terbitan ini seringkali digunakan secara bergantian dengan maksud yang sama. Menurut Wiliam A. Katz, perbedaan antara buku pedoman dengan buku pegangan ialah buku pedoman biasanya berupa petunjuk bagaimana melakukan atau melaksanakan suatu proses atau kegiatan. Sedangkan buku pegangan ialah buku yang berisi berbagai macam informasi atau aspek mengenai sesuatu masalah / subjek.
            Contoh buku pedoman :
Rosalina, Iyus. PEDOMAN PELAKSANAAN CARA BELAJAR KELOMPOK KECIL SUB BIDANG SENI TARI. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1986.
MANUAL OF BASIC TECHNIQUES FOR A HEALTH LABORATORY. Geneve : World Health Organization, 1988.
Contoh buku pegangan :
Arismundar, Artono. BUKU PEGANGAN TEKNIK LISTRIK : JILID II SALURAN TRANSMISI. Jakarta : Pradya Paramita, 1982.
Meyer, Frans Sates. HANDBOOK OF ORNAMENT – 3002 ILLUSTRATION. New York : Dover, 1982.
E.     Sumber Biografi
Buku jenis ini berisi informasi riwayat hidup atau biografi seseorang, biasanya seorang tokoh. Ada sumber biografi hanya memuat riwayat hidup satu orang, karena buku itu memang sengaja ditulis untuk menggambarkan sejarah hidup orang atau tokoh tersebut. Ada pula sumber biografi merupakan kumpulan riwayat hidup sejumlah orang.

Contoh sumber biografi sekelompok orang dari berbagai bidang :
Roeder, O.G. WHO”S WHO IN INDONESIA : BIOGRAPHIES OF PROMINENT INDONESIAN PERSONALITIES IN ALL FIELDS. Jakarta : Gunung Agung, 1971.
WHO WAS WHO : A COMPANION TO WHO”S WHO – CONTAINING THE BIOGRAPHIES OF THOSE WHO DIED DURING THE PERIOD 1916 – 1928. London.
Contoh sumber biografi perseorangan :
Safwan, Mardanus. USMAR ISMAIL : HASIL KARYA DAN PENGABDIANNYA. Jakarta : Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, 1983 / 1984.
Suprapti. I.P. SIMANJUNTAK : HASIL KARYA DAN PENGABDIANNYA. Jakarta : Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, 1983 / 1984.

F.      Sumber Geografi.
Sumber geografi atau sumber ilmu bumi secara umum dapat dibagi atas tiga jenis, yaitu : peta atau atlas, gazetir, dan buku petunjuk perjalanan. Peta dan atlas dari suatu Negara atau daerah dapat memperlihatkan lingkup geografis, ekonomi, politik dan aspek – aspek teknis dan sosial lainnya. Gazetir ialah daftar nama – nama ilmu bumi seperti nama – nama tempat, sungai, gunung, dan nama – nama geografi lainnya yang terdapat dalam suatu Negara ( bersifat nasional ) atau juga mencakup Negara lainnya ( bersifat internasional ).
Contoh sumber geografi : DAFTAR NAMA – NAMA PULAU DI INDONESIA . Jakarta : Dinas Hidrologi Angkatan Laut, 1975.
Grosvernor, Mevile Bell. NATIONAL GEOGRAPHIC ATLAS OF THE WORLD. Washington : National Geographic Society, 1975.
G.    Direktori atau Buku Petunjuk
Buku rujukan ini berisi informasi mengenai nama lengkap, alamat, nomor telepon, kegiatan / profesi seseorang atau suatu lembaga / badan. Buku rujukan ini bermanfaat untuk mendapatkan informasi mengenai profil seseorang atau suatu lembaga / badan. Jika anda ingin mengadakan hubungan kerja dengan pihak tertentu, maka sebelum melakukan kontak langsung dengan orang atau lembaga tersebut, informasi mengenai sekilas mengenai lembaga atau orang itu misalnya sudah dapat diketahui melalui direktori yang memuat informasi mengenai pihak tersebut.


            Contoh direktori dan buku petunjuk lembaga / kegiatan :
DIRECTORY OF LIBRARIES . The World Bank, Depository Library Program, Washington, DC, 1992.
LEMBAGA – LEMBAGA LINGKUNGAN HIDUP DAN KEGIATAN – NYA DI INDONESIA. Jakarta : Kantor Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup, 1984.
H.    Statistik
Buku statistic ialah buku rujukan yang berisi informasi statistic atau data berupa angka – angka mengenai suatu masalah. Biasanya angka – angka ini didapatkan berdasarkan suatu sssssssss
Survey atau sensus. Namun ada juga data statistic yang didaftar dalam suatu buku rujukan berupa statistic yang hanya diambil atau dikumpulkan dari kegiatan suatu atau beberapa lembaga / badan dalam kurun waktu tertentu.
Contoh bahan rujukan statistic :
SURVEI PERIKANAN LAUT . Jakarta : Biro Pusat Statistik, 1982.
DATA PERGURUAN TINGGI NEGERI INDONESIA TAHUN 1983. J            akarta : Biro Pusat Statistik, 1985.

I.       Buku Tahunan
Buku tahunan merupakan buku rujukan yang memuat informasi mengenai catatan kejadian atau perkembangan suatu masalah atau subjek dalam satu tahun terakhir. Jadi buku tahunan 1992 memuat informasi tahun 1991. Buku rujukan ini biasanya digunakan untuk memperoleh keterangan mengenai kejadian – kejadian dan perkembangan dalam suatu bidang tertentu atau kegiatan dan hasil yang dicapai oleh suatu organisasi tertentu selama satu tahun.
            Contoh buku tahunan :
            Buku Tahunan Departemen Penerangan Republik Indonesia.
            Buku Tahunan BNI.
J.       Terbitan Pemerintah
Buku rujukan terbitan pemerintah ialah publikasi atau bahan pustaka yang diterbitkan secara resmi oleh pemerintah, melalui lembaga resmi yang berisi informasi mengenai pemerintahan, peraturan atau perundang – perundangan. Biasanya terbitan resmi pemerintah dahulu dikeluarkan oleh Departemen Penerangan kalau di Indonesia.
Contoh terbitan pemerintah :

IZIN PERKAWINAN DAN PERCERAIAN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL : SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA – NOMOR : 08 / SE / 1983, TANGGAL : 26 APRIL 1983 . Jakarta : Departemen Penerangan , 1983.
K.    Terbitan Badan Internasional
Terbitan badan internasional ialah dokumen yang diterbitkan oleh badan internasional seperti PBB dan bagian – bagiannya, Bank Dunia, kedutaan – kedutaan Negara sahabat atau lembaga swadaya masyarakat yang bergerak pada manca Negara seperti yayasan asia, yayasan ford, dsb. Dokumen seperti ini dapat dijadikan bahan rujukan karena sering memuat informasi penting yang tidak terdapat pada dokumen lain dan sifatnya sering berupa informasi rujukan.
L.     Bibliografi.
Bibliografi ialah publikasi yang memuat daftar dokumen baik yang “ diterbitkan “ dalam bentuk buku maupun artikel majalah atau sumber kepustakaan lain yang berhubungan dengan bidang ilmu pengetahuan atau hasil karya seseorang. Data yang dicatat dalam bibliografi antara lain ialah nama pengarang, nama penyunting, judul pustaka, tempat terbit, penerbit, tahun terbit dan edisi, volume, nomor, halaman ( untuk majalah ), serta keterangan fisik dokumen pustaka tersebut, misalnya jumlah halaman, tinggi buku, ilustrasi dsb.
            Contoh bibliografi :
BERITA BIBLIOGRAFI INDONESIA = INDONESIAN BOOK NEWS. Jakarta : Yayasan Idayu. Terbit secara berkala.
Damian, Eddy. BIBLIOGRAFI HUKUM INDONESIA. B           andung : Alumni, 1981.
M.   Indeks.
Sebagian besar informasi mutakhir mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi dapat ditemukan dalam tulisan pada majalah atau laporan penelitian. Keberadaan publikasi itu bias ditelusuri melalui suatu terbitan lain yang disebut indeks. Jadi bahan perpustakaan berupa indeks mendaftar artikel majalah, laporan penelitian, buku – buku agar dapat ditemukan kembali apabila publikasi itu diperlukan untuk dibaca.
Beberapa contoh indeks yang bias ditemui diperpustakaan ialah :

INDEKS MAJALAH ILMIAH INDONESIA. Jakarta : Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah, 1978.
INDEKS BIOLOGI DAN PERTANIAN. Bogor : Pusat Perpustakaan Biologi dan Pertanian, Departemen Pertanian.
N.    Abstrak
Bentuk bahan perpustakaan lain yang biasa pula digunakan untuk menelusur informasi informasi mengenai bidang tertentu adalah yang disebut abstrak. Abstrak dalam banyak hal hampir sama dengan indeks. Satu – satunya perbedaan ialah bahwa abstrak selain mencantumkan data bibliografi seperti pada indeks, juga mencantumkan “ ringkasam
            Ringkasan “ atau “ intisari “ informasi yang diuraikan dalam publikasi yang didaftar. Ringkasan ini rata – rata berkisar antara 150 – 200 kata.
Contoh “ ANAK INDONESIA : RANGKUMAN INFORMASI . Jakarta : PDII – LIPI bekerja sama dengan United Nations Children”s Fund, 1986. Merupakan abstrak seminar / pertemuan mengenai anak.
Contoh abstrak yang diterbitkan sebagai majalah :
LIBRARY AND INFORMATION SCIENCE ABSTRACTS. London : Library Association, 1969, Dua bulanan. Sebelumnya bernama Library Science Abstracts ( 1958 – 



DAFTAR PUSTAKA
·         Saleh, Abdul Rahman dan Janti G. Sujana. 2009. Pengantar Kepustakaan. Jakarta: Sagung Seto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar