Laporan
Tentang Jenis – jenis Buku Referensi
- Layanan referensi ialah salah satu kegiatan pokok ang dilakukan di perpustakaan yang khusus melayankan/menyajikan koleksi referensi kepada para pemakai/pengunjung perpustakaan. Layanan referensi merupakan salah satu jasa perpustakaan yang disediakan bagi pengguna untuk menemukan informasi yang dibutuhkannya. Suatu kegiatan pelayanan untuk membantu para pemakai pengunjung perpustakaan menemukan informasi dengan cara : Menerima pertanyaan-pertanyaan dari para pemakai/pengunjung perpustakaan dan kemudian menjawab dengan menggunakan koleksi referensi;Memberi bimbingan untuk menemukan koleksi referensi dan mencari informasi yang dibutuhkan; Memberi bimbingan kepada para pemakai tentang penggunaan bahan pustaka koleksi referensi. Menurut William A. Katz mengatakan bahwa fokus dari layanan referensi adalah pada pemberian jawaban atas pertanyaan referensi atau pencarian informasi.
1.
Jenis – jenis buku referensi.
A. Katalog
Katalog
ialah daftar informasi pustaka atau dokumen yang ada di perpustakaan atau toko
buku maupun penerbit tertentu. Daftar tersebut bias berbentuk kartu, lembaran,
buku atau bentuk lain yang memuat informasi mengenai pustaka atau kepustakaan
yang terdapat di perpustakaan atau unit informasi.
Contoh katalog nasional :
Santoso,
Wartini . KATALOG MAJALAH TERBITAN INDONESIA TAHUN 1942 – 1980 KOLEKSI
PERPUSTAKAAN NASIONAL. Jakarta : Perpustakaan Nasional, Departemen Pendidikan
dan Kebudayaan, 1982.
B. Kamus.
Kamus
berisi daftar kata dasar dari suatu bahasa yang disusun menurut abjad. Kamus
yang baik disertai dengan keterangan mengenai bentuk, tanda lafal, fungsi, asal
- usul, sejarah, arti, sinonim, antonim, sintaksis dan ungkapan tiap kata.
Contoh kamus umum :
Poerwadarminta,
W.J.S. KAMUS UMUM BAHASA INDONESIA. Diolah kembali oleh Pusat Pembinaan dan
Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta : P.N. Balai
Pustaka.
Wojowasito,
S. KAMUS INGGRIS – INDONESIA UNTUK UMUM. Bandung : Penerbit CV Pengarang.
C. Ensiklopedi
Ensiklopedi
ialah bahan rujukan yang menyajikan informasi secara mendasar namun lengkap
mengenai berbagai masalah dalam berbagai bidang atau cabang ilmu pengetahuan.
Ensiklopedi lazimnya disusun menurut abjad. Pada umumnya ensiklopedi yang
cakupan subyeknya luas terdiri dari beberapa jilid disertai dengan indeks atau
pengurus dijilid secara terpisah untuk menunjukkan letak informasi yang
dibutuhkan di dalam ensiklopedi itu.
Contoh ensiklopedi umum :
ENSIKLOPEDI INDONESIA. Jakarta : Ichtiar Baru – Van
Hoeve, 1986.
ENSIKLOPEDI NASIONAL INDONESIA . Jakarta : Cipta Adi
Pustaka, 1989.
D. Buku
Pedoman ( Manual ) dan Buku Pegangan ( Handbook ).
Buku
pedoman ( manual ) dan buku pegangan ( handbook ) termasuk bahan rujukan yang
banyak dicari oleh pengguna perpustakaan. Nama kedua jenis terbitan ini
seringkali digunakan secara bergantian dengan maksud yang sama. Menurut Wiliam
A. Katz, perbedaan antara buku pedoman dengan buku pegangan ialah buku pedoman
biasanya berupa petunjuk bagaimana melakukan atau melaksanakan suatu proses
atau kegiatan. Sedangkan buku pegangan ialah buku yang berisi berbagai macam
informasi atau aspek mengenai sesuatu masalah / subjek.
Contoh buku pedoman :
Rosalina,
Iyus. PEDOMAN PELAKSANAAN CARA BELAJAR KELOMPOK KECIL SUB BIDANG SENI TARI.
Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1986.
MANUAL
OF BASIC TECHNIQUES FOR A HEALTH LABORATORY. Geneve : World Health
Organization, 1988.
Contoh
buku pegangan :
Arismundar,
Artono. BUKU PEGANGAN TEKNIK LISTRIK : JILID II SALURAN TRANSMISI. Jakarta :
Pradya Paramita, 1982.
Meyer,
Frans Sates. HANDBOOK OF ORNAMENT – 3002 ILLUSTRATION. New York : Dover, 1982.
E. Sumber
Biografi
Buku
jenis ini berisi informasi riwayat hidup atau biografi seseorang, biasanya
seorang tokoh. Ada sumber biografi hanya memuat riwayat hidup satu orang,
karena buku itu memang sengaja ditulis untuk menggambarkan sejarah hidup orang
atau tokoh tersebut. Ada pula sumber biografi merupakan kumpulan riwayat hidup
sejumlah orang.
Contoh
sumber biografi sekelompok orang dari berbagai bidang :
Roeder,
O.G. WHO”S WHO IN INDONESIA : BIOGRAPHIES OF PROMINENT INDONESIAN PERSONALITIES
IN ALL FIELDS. Jakarta : Gunung Agung, 1971.
WHO
WAS WHO : A COMPANION TO WHO”S WHO – CONTAINING THE BIOGRAPHIES OF THOSE WHO
DIED DURING THE PERIOD 1916 – 1928. London.
Contoh
sumber biografi perseorangan :
Safwan,
Mardanus. USMAR ISMAIL : HASIL KARYA DAN PENGABDIANNYA. Jakarta : Proyek
Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, 1983 / 1984.
Suprapti.
I.P. SIMANJUNTAK : HASIL KARYA DAN PENGABDIANNYA. Jakarta : Proyek
Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, 1983 / 1984.
F.
Sumber Geografi.
Sumber
geografi atau sumber ilmu bumi secara umum dapat dibagi atas tiga jenis, yaitu
: peta atau atlas, gazetir, dan buku petunjuk perjalanan. Peta dan atlas dari
suatu Negara atau daerah dapat memperlihatkan lingkup geografis, ekonomi,
politik dan aspek – aspek teknis dan sosial lainnya. Gazetir ialah daftar nama
– nama ilmu bumi seperti nama – nama tempat, sungai, gunung, dan nama – nama
geografi lainnya yang terdapat dalam suatu Negara ( bersifat nasional ) atau
juga mencakup Negara lainnya ( bersifat internasional ).
Contoh
sumber geografi : DAFTAR NAMA – NAMA PULAU DI INDONESIA . Jakarta : Dinas
Hidrologi Angkatan Laut, 1975.
Grosvernor,
Mevile Bell. NATIONAL GEOGRAPHIC ATLAS OF THE WORLD. Washington : National
Geographic Society, 1975.
G. Direktori
atau Buku Petunjuk
Buku
rujukan ini berisi informasi mengenai nama lengkap, alamat, nomor telepon,
kegiatan / profesi seseorang atau suatu lembaga / badan. Buku rujukan ini
bermanfaat untuk mendapatkan informasi mengenai profil seseorang atau suatu
lembaga / badan. Jika anda ingin mengadakan hubungan kerja dengan pihak
tertentu, maka sebelum melakukan kontak langsung dengan orang atau lembaga
tersebut, informasi mengenai sekilas mengenai lembaga atau orang itu misalnya
sudah dapat diketahui melalui direktori yang memuat informasi mengenai pihak
tersebut.
Contoh direktori dan buku petunjuk lembaga / kegiatan :
DIRECTORY
OF LIBRARIES . The World Bank, Depository Library Program, Washington, DC,
1992.
LEMBAGA
– LEMBAGA LINGKUNGAN HIDUP DAN KEGIATAN – NYA DI INDONESIA. Jakarta : Kantor
Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup, 1984.
H. Statistik
Buku
statistic ialah buku rujukan yang berisi informasi statistic atau data berupa
angka – angka mengenai suatu masalah. Biasanya angka – angka ini didapatkan
berdasarkan suatu sssssssss
Survey
atau sensus. Namun ada juga data statistic yang didaftar dalam suatu buku
rujukan berupa statistic yang hanya diambil atau dikumpulkan dari kegiatan
suatu atau beberapa lembaga / badan dalam kurun waktu tertentu.
Contoh
bahan rujukan statistic :
SURVEI
PERIKANAN LAUT . Jakarta : Biro Pusat Statistik, 1982.
DATA
PERGURUAN TINGGI NEGERI INDONESIA TAHUN 1983. J akarta
: Biro Pusat Statistik, 1985.
I.
Buku Tahunan
Buku
tahunan merupakan buku rujukan yang memuat informasi mengenai catatan kejadian
atau perkembangan suatu masalah atau subjek dalam satu tahun terakhir. Jadi
buku tahunan 1992 memuat informasi tahun 1991. Buku rujukan ini biasanya
digunakan untuk memperoleh keterangan mengenai kejadian – kejadian dan
perkembangan dalam suatu bidang tertentu atau kegiatan dan hasil yang dicapai
oleh suatu organisasi tertentu selama satu tahun.
Contoh buku tahunan :
Buku Tahunan Departemen Penerangan Republik Indonesia.
Buku Tahunan BNI.
J.
Terbitan Pemerintah
Buku
rujukan terbitan pemerintah ialah publikasi atau bahan pustaka yang diterbitkan
secara resmi oleh pemerintah, melalui lembaga resmi yang berisi informasi
mengenai pemerintahan, peraturan atau perundang – perundangan. Biasanya
terbitan resmi pemerintah dahulu dikeluarkan oleh Departemen Penerangan kalau
di Indonesia.
Contoh
terbitan pemerintah :
IZIN
PERKAWINAN DAN PERCERAIAN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL : SURAT EDARAN KEPALA BADAN
ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA – NOMOR : 08 / SE / 1983, TANGGAL : 26 APRIL
1983 . Jakarta : Departemen Penerangan , 1983.
K. Terbitan
Badan Internasional
Terbitan
badan internasional ialah dokumen yang diterbitkan oleh badan internasional
seperti PBB dan bagian – bagiannya, Bank Dunia, kedutaan – kedutaan Negara
sahabat atau lembaga swadaya masyarakat yang bergerak pada manca Negara seperti
yayasan asia, yayasan ford, dsb. Dokumen seperti ini dapat dijadikan bahan
rujukan karena sering memuat informasi penting yang tidak terdapat pada dokumen
lain dan sifatnya sering berupa informasi rujukan.
L. Bibliografi.
Bibliografi
ialah publikasi yang memuat daftar dokumen baik yang “ diterbitkan “ dalam
bentuk buku maupun artikel majalah atau sumber kepustakaan lain yang
berhubungan dengan bidang ilmu pengetahuan atau hasil karya seseorang. Data
yang dicatat dalam bibliografi antara lain ialah nama pengarang, nama
penyunting, judul pustaka, tempat terbit, penerbit, tahun terbit dan edisi,
volume, nomor, halaman ( untuk majalah ), serta keterangan fisik dokumen
pustaka tersebut, misalnya jumlah halaman, tinggi buku, ilustrasi dsb.
Contoh bibliografi :
BERITA
BIBLIOGRAFI INDONESIA = INDONESIAN BOOK NEWS. Jakarta : Yayasan Idayu. Terbit
secara berkala.
Damian,
Eddy. BIBLIOGRAFI HUKUM INDONESIA. B andung
: Alumni, 1981.
M. Indeks.
Sebagian
besar informasi mutakhir mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi dapat
ditemukan dalam tulisan pada majalah atau laporan penelitian. Keberadaan
publikasi itu bias ditelusuri melalui suatu terbitan lain yang disebut indeks.
Jadi bahan perpustakaan berupa indeks mendaftar artikel majalah, laporan
penelitian, buku – buku agar dapat ditemukan kembali apabila publikasi itu
diperlukan untuk dibaca.
Beberapa
contoh indeks yang bias ditemui diperpustakaan ialah :
INDEKS
MAJALAH ILMIAH INDONESIA. Jakarta : Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah,
1978.
INDEKS
BIOLOGI DAN PERTANIAN. Bogor : Pusat Perpustakaan Biologi dan Pertanian,
Departemen Pertanian.
N. Abstrak
Bentuk
bahan perpustakaan lain yang biasa pula digunakan untuk menelusur informasi
informasi mengenai bidang tertentu adalah yang disebut abstrak. Abstrak dalam
banyak hal hampir sama dengan indeks. Satu – satunya perbedaan ialah bahwa
abstrak selain mencantumkan data bibliografi seperti pada indeks, juga
mencantumkan “ ringkasam
Ringkasan “ atau “ intisari “
informasi yang diuraikan dalam publikasi yang didaftar. Ringkasan ini rata –
rata berkisar antara 150 – 200 kata.
Contoh
“ ANAK INDONESIA : RANGKUMAN INFORMASI . Jakarta : PDII – LIPI bekerja sama
dengan United Nations Children”s Fund, 1986. Merupakan abstrak seminar /
pertemuan mengenai anak.
Contoh
abstrak yang diterbitkan sebagai majalah :
LIBRARY
AND INFORMATION SCIENCE ABSTRACTS. London : Library Association, 1969, Dua
bulanan. Sebelumnya bernama Library Science Abstracts ( 1958 –
DAFTAR
PUSTAKA
·
Saleh, Abdul Rahman dan Janti G. Sujana.
2009. Pengantar Kepustakaan. Jakarta:
Sagung Seto.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar