Translate

Rabu, 26 Februari 2014

TUGAS INDIVIDU: PENDEKATAN PEMBELAJARAN DALAM KTSP




 
                               Nama  : ANDIR MEKU
                         Nim    :121224013
SOAL:                                                        
Pendekatan umum:
Apa yang di maksud dengan:
1.         Cooperative learnig?
2.         Contruktivisme?
3.         Contexstual learning?
4.         Studend learning?
5.         Saintific laernig?
Pendekatan bahasa:
Apa yang di makasid dengan:
1.         Komunikatif?
2.         Intgratif atau kepaduan?


JAWABAN:

1.         Cooperative learnig?
Pembelajaran kooperatif merupakan suatu pembelajaran kelompok dengan jumlah peserta didik 2-5 orang dengan gagasan untuk saling memotivasi antara anggotanya untuk saling membantu agar tercapainya suatu tujuan pembelajaran yang maksimal. pengertian pembelajaran kooperatif (cooperative learning) menurut para ahli.
1.   Bern dan Erickson (2001:5) “Cooperative learning (pembelajaran kooperatif) merupakan strategi pembelajaran yang mengorganisir pembelajaran dengan menggunakan kelompok belajar kecil di mana siswa bekerja sama untuk mencapai tujuan belajar”.
2.   Sunal dan Hans (2000) “Cooperative learning merupakan suatu cara pendekatan atau serangkaian strategi yang khusus dirancang untuk memberi dorongan kepada peserta didik agar bekerja sama selama proses pembelajaran”.

2.         Contruktivisme
           Contruktivisme adalah pendekatan pembelajaran yang mengajak siswa untuk berpikir dan  mengkontruksi dalam memecakan suatu permasalahan secara bersama-sama sehingga didapatkan suatu penyelesaian akurat(saefudi 2008:)
3.         Contexstual learning?
            Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) merupakan suatu proses pendidikan yang holistik dan bertujuan memotivasi siswa untuk memahami makna materi pelajaran yang dipelajarinya dengan mengkaitkan materi tersebut dengan konteks kehidupan mereka sehari-hari (konteks pribadi, sosial, dan kultural) sehingga siswa memiliki pengetahuan/keterampilan yang secara fleksibel da-pat diterapkan (ditransfer) dari satu permasalahan /konteks ke permasalahan/ konteks lainnya.


4.         Studend learning?

       Studend learning adalah Pembelajaran yang mengoptimalkan penggunaan potensi yang dimiliki oleh anak didik sehingga semua anak didik dapat mencapai hasil belajar yang memuaskan sesuai dengan karakteristik pribadi yang mereka miliki. Serta bertumpu pada siswa sedangkan guru sebagai fasilitator.”

5.         Saintific laernig?
          Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar  peserta didik secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang “ditemukan”.

Pendekatan Bahasa:
Apa yang di makasid dengan:
1.         Komunikatif?
2.         I ntrgatif atau perpaduan

1.         Komunikatif?
ko·mu·ni·ka·tif menurut (KBBI  2008:160) Dalam keadaan saling dapat berhubungan (mudah dihubungi); 2 mudah dipahami (dimengerti): bahasanya sangat -- sehingga pesan yang disampaikannya dapat diterima dng baik


2.         Intrgatif atau perpaduan
Pendekatan integratif dapat diartikan sebagai penyatuan berbagai aspek ke dalam satu keutuhan yang padu. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan belajar-mengajar bahasa Indonesia dalam Kurikulum Bahasa Indonesia adalah pendekatan integratif (Imam Syafi’ie, Mam’ur Saadie, Roekhan. 2001: 2.19).Pendekatan Integratif dapat dimaknakan sebagai pendekatan yang menyatukan beberapa aspek ke dalam satu proses. Integratif terbagi menjadi interbidang studi dan antarbidang studi. Interbidang studi artinya beberapa aspek dalam satu bidang studi diintegrasikan. Misalnya, mendengarkan diintegrasikan dengan berbicara dan menulis. Menulis diintegrasikan dengan berbicara dan membaca. Materi kebahasaan diintegrasikan dengan keterampilan bahasa. Integratif antarbidang studi merupakan pengintegrasian bahan dari beberapa bidang studi. Misalnya, bahasa Indonesia dengan matematika atau dengan bidang studi lainnya.

Senin, 24 Februari 2014

TUGAS INDIVIDU: EVALUASI PEMBELAJARAN DAN BAHASA












NAMA    : ANDIR MEKU
NIM    :121224013
PENDIDIKAN BAHASA SATRA INDONESIA
FAKULTAS KEJURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITASSANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2014


SOAL
1.      Jelaskan perbedaan tes Pengukuran dan Evaluasi?
2.      Sebutkan lingkup tes bahan menurut Djiwandono?
3.      Dalam kondisi seperti apa hasil penilaian dapat di gunakan untuk Remedi pengayaan ?
4.      Apa yang di maksud dengan penilaian proses?
5.       Apa yang di maksud dengan tes integratif?
6.      Sebutkan minimal  3 manfaat hasil evaluasi?

JAWABAN

1.      Jelaskan perbedaan tes Pengukuran dan Evaluasi?
Perbedaannya terletak pada ruang lingkup dan pelaksanaannya. Ruang lingkup penilaian lebih sempit dan biasanya hanya terbatas pada salah satu komponen atau aspek saja, seperti prestasi belajar. Pelaksanaan penilaian biasanya dilakukan dalam konteks internal. Ruang lingkup evaluasi lebih luas, mencangkup semua komponen dalam suatu sistem dan dapat dilakukan tidak hanya pihak internal tetapi juga pihak eksternal.Evaluasi dan penilaian lebih bersifat komprehensif yang meliputi pengukuran, sedangkan tes merupakan salah satu alat (instrument) pengukuran. Pengukuran lebih membatasi pada gambaran yang bersifat kuantitatif (angka-angka) tentang kemajuan belajar peserta didik, sedangkan evaluasi dan penilaian lebih bersifat kualitatif. Keputusan penilaian tidak hanya didasarkan pada hasil pengukuran, tetapi dapat pula didasarkan hasil pengamatan dan wawancara. Perhatikan ilustrasi.


 2. Sebutkan lingkup tes bahan menurut djiwandono?
Menurut Djiwandono (2008:114—134), tes bahasa yang berdasarkan sasarannya, yaitu kemampuan atau komponen bahan mana yang dijadikan fokus pengukuran tingkat penguasaan-nya. Tes bahasa dapat dikategorikan sebagai tes yang sasarannya adalah kemampuan bahasa, yaitu
1.      Tes kemampuan menyimak,
2.      Tes kemampuan berbicara,
3.      Tes kemampuan membaca dan
4.      Tes kemampuan menulis.
5.      Tes kemampuan melafalkan,
6.      Tes kemampuan kosakata dan
7.      Tes kemampuan tata bahasa,
3.  Dalam kondisi seperti apa hasil penilaian dapat di gunakan untuk Remedi pengayaan pembelajaran remedial?
Pelaksanaan remedial
Ø  Pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda,
Ø  Belajar mandiri atau pemberian bimbingan secara khusus,
Ø  Pemberian tugas/latihan,
Ø  Belajar kelompok dengan bimbingan alumni atau tutor sebaya,
Ø  dan lain-lain, yang semuanya diakhiri dengan penilaian.
Penilaian ulang diberikan kepada peserta didik yang telah mengikuti program pembelajaran remedial agar dapat diketahui apakah peserta didik telah mencapai ketuntasan dalam penguasaan kompetensi yang telah ditetapkan.
Nilai Remedial
Nilai remedi idealnya dapat lebih tinggi dari KKM. Apabila kebijakan ini diberlakukan, maka setiap peserta didik (termasuk yang sudah mencapai KKM) berhak mengikuti remedi untuk memperbaiki nilai sehingga mencapai nilai maksimal (100).


4. Apa yang di maksud dengan penilaian proses?

Penilaian  proses merupakan tuntutan kemampuan yang bersifat intern dalam profesi keguruan, yakni kemampuan seorang guru untuk mengukur dan menilai sejauh mana ia telah mampu memberikan ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya.

5.  Apa yang di maksud dengan tes integratif?
Tes bahasa integratif adalah tes bahasa yang untuk mengerjakannya dituntut penguasaan terhadap bukan satu melainkan gabungan dari dua atau lebih unsur kemampuan atau komponen bahasa. Tes bahasa ini yang menjadi dasar penggabungan dari unsur yang paling sederhana sampai yang paling kompleks. Tes bahasa integratif berdasarkan pendapat Djiwandono (Dian Nuzulia, 2011) sebagai berikut.
 6. Sebutkan minimal  3 manfaat hasil evaluasi?
1. Memahami sesuatu : mahasiswa (entry behavior, motivasi, dll), sarana dan prasarana, dan kondisi dosen
2. Membuat keputusan : kelanjutan program, penanganan “masalah”, dll
3. Meningkatkan kualitas PBM : komponen-komponen PBM