Terosia Payumka, Dia lahir di kampung
Derendam, 16 September 1994. Dia adalah
anak kedua dari satu saudara,
Dia anak yang tidak kuat
secara fisik dan dilingkari dengan air lendir(ingusan) ketika saat Dia waktu kecil. Dia selalu Ingin
bergabung dengan teman-teman sebayanya tetapi semua dari mereka hanya ejek-ejek
Dia dan menjauhinya. Ahkirnya Dia
berpisah dengan teman-teman sebanya dan orang tua kekasihnya untuk
berani merantaun sendiri tanpa petujuk arah. Ayah Epan Payumka dan Ibu Pendina Mul. Ayah dan
Ibu pekerjaannya seorang bertani ladang ubi sinigkong, Talas Pisang dan
lain-lain . Kakanya Dia seorang perempuan menjadi ruma tangga.

Pada umur 7 tahun Dia memulai
pendidikan di jenjang SD INPRES kirimu 2001,
Jauh dari tempat tumpa darahnya yang
berada di desa Kirimu perbatasan kecamatan Okbab dan Borme setelah Dia selesai
pada tahun ajaran 2007 dari jenjang SD dan mendapatkan izajah. Dia melanjutkan
ke jenjang berikutnya yaitu di SMP, Pada jenjang SMP Dia sekolah di SMP Negeri 1 OKSIBIL yang berada di ibukota Kabupaten pegunungan
Bintang Oksibil. Jarak dari tempat
SD menuju ke SMP +
Satu jam dengan naik pesawat
terbang sedangkan jalan kaki tiga hari tiga malam namun Dia tidak mengenal jarak dan waktu yang Dia
menyusurinya. Dia berani merantau dari
sejak SD selama 6 tahun. Dia adalah
Salah satu anak yang sulit bertemu dan bersama orang tua setiap hari karena
Ayah dan Ibu tempat tingggal mereka jauh hanya Bertemu waktu liburan panjang itu
pun berjalan kaki 3 hari-tiga malam perjalanannya tada lapar, tada hujan, naik
gunung-gunug turun lembah-lembah berjam-jam untuk ketemu orang dan kembali
ke kota studi pun sama langkahnya jalan kaki tidak ada pilihan lain bagi
Dia selama 9 tahun karena tidak ada
kendraan transportasi Darat, Laut yang
ada transportasi udara dan itu sangat mahal bagi Dia karena Dia hadir dari keluargga yang standa hidupnya sederhana tetapi Dia tidak putus asa meskipun Dia punya fisik lemah hanya Dia tahu Tuhan ada
bersama denganku itulah prinsip Tero.
Dia dI SMP Negeri 1 OKSIBIL inilah yang menimba
ilmu selama 3 tahun lamanya, Seiring waktu berlalu selama 3 tahun Dia menyelesaikan
pendidikan pada tahun ajaran 2007 dan Dia mendapatkan izajah SMP. Selama bangku
SMP dia pernah menjadi anggota OSIS sekbid keamanan dan pernah juga ikut
Paskibra 17 Agustus di Kabupaten berturut-turut 2008-20010. Dia tidak hanya
sampai di situ tetapi Dia berani mau melanjudkan Sekolah Menengah Atas namun
keterbatasan biaya waktu itu, Beberapa
hari kemudian ada informasi baru dari pemda PegununganBintang bawah tingkat
SMP ada seleksi untuk SMA di Jawa Tengah
Semarang akhirnya Dia pun sambil Berdoa dan ikut seleksi. yang ikut seleksi lebih dari 125 siswa SMP namun yang diterima 17
siswa termasuk yang berhuntung adalah Dia . Berjalanya waktu Dia
berpisah dengan orang tua yang Dia cintai
dan itu lebih jauh lagi dari waktu SD dan SMP.
Dia berangkat dari Papua ke
Jawa Tengah dan masuk di Asrama Pelajr Pegunugan Bintang jalan Sinar Waluyo Raya
N0.329 RT 03/RW 01 Kec.Kedungmundu kab. Tembalang Provinsi Jawa Tengah.
Tahun 2010 Dia
mengikuti program Pemda yang telah diadakan yaitu Materikulasi, setelah itu Dia Melanjutkan kejenjang berikutnya masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Dia masuk SMA
YAYASAN BUDI LUHUR SMA SANTO MICHEL jln
Teluku Umar 16 Semarang Jawa Tengah (2011). Dan Dia masuk dalam Pengurus OSIS
sebagai Wakil ketua OSIS SMA SANTO MICHAEL. Salah satu alumni SMA SANTO MICHAEL
wawancara dengan Dia melalui jaringan sosial Facebook 15 januari 2014 sekitar pukul 15:06 WIB. Lalu bertanya, Anda suda belajar di SMA
disini jadi hebat! apa lagi Anda tinggal
di Asrama tentu Anda yang unggul! Jadi
bagaimana dengan cita-citamu untuk 10 tahun ke depan? Pertanyaan itu Dia
jawabnya sederhana,
“ kaka, saya
bukanlah orang hebat, saya adalah orang
biasa tetapi saya ingin menjadi orang
yang luarbiasa, dan saya bukan orang istimewa tetapi ingin membuat seseorang
menjadi istimewa dan harapan saya dengan sepenuh hati bahwa, saya akan menjadi orang yang
sukses perjuangan hidupku dan Takut Akan Tuhan" wakktu itu Pesan dari Alumni , “DISINI
ORANG TIDAK MEMBUTUHKANMU TETAPI PAPUA MENANTIMU untuk
MEMBUTUKANMU DI SANA JADI
SEMANGAT dan belajar ADE" waktu utu dia juga sampai kan motto hidunya.
Motto Tero: “Hidup adalah Perjuangan”
Dia sekarang
siap Menempu Perguruan Tinggi di Yogyakarta Indonesia
2014